PBNU Setuju Rencana Reshuffle Menteri Berkinerja Lamban
NU Online · Kamis, 7 Mei 2015 | 09:59 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan setuju jika ada reshuffle terhadap menteri-menteri yang kinerjanya lamban untuk meningkatkan kinerja pemerintahan yang dalam sektor tersebut.
<>
“Kalau menurut presiden ada menteri yang kinerjanya lamban, kendor setelah delapan bulan dilantik, kita sih sebagai ormas oke saja atas apa yang akan dilakukan presiden,” katanya di gedung PBNU, Kamis.
Menurutnya, sektor yang selama ini kinerjanya kurang menggembirakan adalah sektor ekonomi seperti terjadinya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, utamanya beras, nilai tukar rupiah dan dolar yang masih diatas 13.000, pengangguran, dan lainnya yang memberatkan masyarakat.
“Ini menandakan tim ekonomi presiden kurang berhasil selama enam bulan ini,” tandasnya.
Sektor lain seperti keamanan menurutnya mampu menunjukkan stabilitas yang baik dan bisa dirasakan, begal ditindak atau penangkapan gembong narkoba. “Kalau ekonomi, stagnan betul.” (mukafi niam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua