Pergamanas Ma’arif NU Tekankan Akhlak dan Tanggung Jawab
NU Online · Rabu, 7 Januari 2015 | 23:11 WIB
Cirebon, NU Online
Gerakan Pramuka masih diakui sebagai salah satu media paling strategis untuk membina generasi remaja dalam pembentukan karakter yang mandiri, membangun kebersamaan serta mengenalkan kepekaan terhadap lingkungan.
<>
Demikian disampaikan H Z. Arifin Junaidi Ketua Pengurus Pusat (PP) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatu Ulama (NU) di hadapan para penggiat media saat jumpa pers di Media Center Pergamanas 2015, di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, Rabu (7/1).
Namun, kata dia, melalui Perkemahan Regu Penggalang Ma’arif NU Nasional (Pergamanas) 2015 ini, para peserta juga ditempa dengan pendidikan akhlak dan tanggung jawab secara lebih mendalam.
“Pergamanas diharap bisa melahirkan generasi-generasi muda atau tunas-tunas bangsa yang tangguh dan bertanggung-jawab,” katanya.
Arifin juga mengatakan, pekan perkemahan yang akan digelar hingga tanggal 12 Januari 2015 ini tidak hanya menghadirkan tradisi kegiatan kepanduan yang biasa ditemukan dalam Jambore-Jambore nasional lainnya.
Dalam Pergamanas, lanjut Kiai Arifin, para peserta akan dilibatkan dalam tradisi ke-Nuan seperti ziarah kubur, serta olimpiade pengetahuan tentang faham Ahlussunnah Wal-jamaah.
“Dari 4000 peserta yang turut serta ini nantinya akan diberikan pengetahuan dan praktik secara bergilir atau perkelompok,” tambahnya.
Dalam konferensi pers tersebut dijelaskan, Pergamanas 2015 akan dibuka secara resmi pada Kamis (8/1) oleh beberapa menteri yang hadir dan diberi amanat oleh Wakil Presiden RI, H Moh. Jusuf Kalla. (Sobih Adnan/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua