Polri Dukung Pengamanan Apel Hari Santri 22 Oktober di Lapangan Banteng
NU Online · Jumat, 14 Oktober 2016 | 02:04 WIB
Sejumlah pengurus harian PBNU menemui Kapolri Irjen Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/10) pagi. Kepada Tito, mereka menyampaikan rangkaian panjang agenda konvoi Kirab Resolusi Jihad NU yang selama beberapa hari yang dimulai dari ujung timur Pulau Jawa dan berakhir di ujung barat Pulau Jawa.
Dalam pertemuan ini kedua pihak membahas persiapan puncak peringatan Hari Santri 2016. Tampak hadir dalam pertemuan ini Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud, Ketua PBNU H Robikin Emhas, Ketua PBNU H Aizuddin Abdurrahman, KH Miftah Faqih, dan Wasekjen PBNU Imam Pitudu.
Sementara pihak kepolisian mendukung dan berpartisipasi dalam Hari Santri 2016. Pihak kepolisian mengapresiasi kesetiaan kalangan pesantren dalam mempertahankan NKRI.
“Saya siap jadi irsum upacara tanggal 22 Oktober nanti,” kata Tito.
Konvoi Kirab Resolusi Jihad NU berawal Probolinggo hingga Banten. Puncak rangkaian Kirab Resolusi Jihad ini adalah apel kebangsaan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada tanggal 22 Oktober 2016. Peringatan Hari Santri 2016 juga diisi dengan pembacaan satu milyar Sholawat Nariyah. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua