Bandung, NU Online
Budayawan kondang Remy Sylado (69) mengatakan, saat ini bangsa Indonesia perlu meneladani pemikiran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Menurutnya, bangsa Indonesia telah memiliki landasan hidup Bhinneka Tunggal Ika, tetapi kenyataan menunjukkan masih adanya orang yang mengingkari keanekaragaman.
<>
“Selalu ada orang yang berpikir mundur dengan membalik ke Ika Tunggal Bhinneka, atau menyatukan yang beragam sesuai ego-nya sendiri. Ini berbahaya. Karena itu kalau Nahdlatul Ulama tahun ini sedang punya gawe Muktamar, maka kebhinekaan dari Gus Dur perlu diteladani," katanya kepada NU Online setelah ceramah tentang sejarah Seni di Kampus Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Sastrawan ini berpendapat, kebhinekaan itu fitrah. Tuhan telah menakdirkan kita beragam. Ia menyebut orang yang hendak menyeragamkan kenyataan ini sebagai tindakan konyol.
Secara khusus Remy menganggap Gus Dur sebagai guru bangsa dalam urusan kebhinekaan karena itu pula ia punya memasukkan Gus Dur dalam novelnya Sinologi dalam Fiksi (2014) dengan apresiasi khusus.
"Buat saya Gus Dur memang seorang kiai yang paling laras mencontohi antara bicara dan berbuat. Agaknya dalam waktu-waktu mendatang—jika NKRI tetap ada— mencari tokoh plural seperti Gus Dur memang sulit," tuturnya.
Remy membayangkan, "Kalau tidak ada Gus Dur misalnya, orang Cina tidak bisa lagi merayakan Imlek. Malahan terus dicurigai dan didiskriminasi," ujar penulis produktif yang tidak lama lagi akan menerbitkan karyanya, Javanologi, sebuah novel tentang sejarah peradaban Islam Jawa. (Yus Makmun/Mahbib)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua