Solo, NU Online
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah berkomentar soal kelakuan para anggota DPR, yang menurutnya seperti anak TK. Namun, belakangan Gus Dur menyesal telah menyamakan anggota DPR dengan anak-anak TK.
“Bukan pula seperti anak playgroup, yang tingkatannya di bawah anak TK” kata tokoh Gusdurian Solo, Hussein Syifa, pada diskusi dalam Peringatan Haul Gus Dur ke-7 di Solo, belum lama ini (30/12).
Menurut Hussein, Gus Dur menyesal menyamakan para anggota dewan dengan anak TK, karena tidak rela menyamakan sifat sebagian anggota DPR yang busuk dan nakal, dengan sifat anak-anak. "Anak TK itu kan masih suci, jadi tidak layak disamakan dengan kelakuan para anggota dewan yang busuk," tukas dia.
Ia menambahkan poin dekrit yang pernah dikeluarkan Gus Dur, sesaat sebelum ia dilengserkan dari jabatan Presiden RI, masih relevan hingga saat ini. "Poin itu antara lain, mengembalikan kedaulatan rakyat, yang akhirnya sekarang presiden dipilih langsung oleh rakyat," ungkapnya.
Sayangnya, sebelum dekrit tersebut terlaksana, Gus Dur justru dilengserkan dengan dalih sebuah tuduhan yang tidak pernah terbukti hingga sekarang. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua