Sidang Tahunan MPR 2025 Resmi Dibuka, Hadir Mantan Presiden hingga Pimpinan Partai Politik
NU Online · Jumat, 15 Agustus 2025 | 09:15 WIB
Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI 2025, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Foto: TV Parlemen)
M Fathur Rohman
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani secara resmi membuka Sidang Tahunan MPR 2025 dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Sidang tersebut mengagendakan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan Presiden dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam pidato pembukaannya, Ahmad Muzani menyampaikan ucapan selamat datang kepada sejumlah tokoh nasional yang hadir, termasuk mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden Joko Widodo, para mantan Wakil Presiden, serta istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.
Hadir pula sejumlah ketua umum partai politik, di antaranya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu, sidang juga dihadiri para duta besar negara sahabat, ketua parlemen negara sahabat, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Jaksa Agung, insan pers, serta perwakilan teladan dari seluruh penjuru tanah air.
Menurut catatan Sekretariat Jenderal MPR, hingga pembukaan sidang tercatat 664 anggota dari total 732 anggota MPR (terdiri dari anggota DPR dan DPD) yang hadir. Dengan jumlah tersebut, sidang dinyatakan memenuhi syarat sesuai ketentuan Tata Tertib MPR, DPR, dan DPD.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Sidang Tahunan MPR Tahun 2025 dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2025 dengan agenda laporan kinerja lembaga-lembaga negara yang akan disampaikan oleh Presiden dan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” kata Ahmad Muzani.
Pembukaan sidang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar. Ahmad Muzani mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala dan memanjatkan doa, memohon keberkahan, perlindungan, dan kekuatan bagi bangsa Indonesia.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua