Nasional

Ziarah Walisongo plus Gus Dur

NU Online  Ā·  Rabu, 5 Desember 2012 | 04:36 WIB

Jakarta, NU Online
Sebuah komunitas yang menamakan diri Kongkow Bareng Gus Dur (KBGD) menyelenggarakan kegiatan ziarah makam-makam Walisongo yang ditambah makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Ā Dur) pada 7-10 Desember mendatang.<>

Menurut Pengurus KBGD, Sukma Adi Atmaja, ziarah tersebut dalam rangka haul ketiga Gus Dur yang jatuh pada akhir bulan Desember nanti. ā€œIni yang kedua kali warga KBGD menggelar ziarah menjelang haul Gus Dur,ā€ ujar Sukma Adi, di kantor redaksi NU Online, gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa malam (4/12).

Sukma Adi menambahkan, peserta ziarah berjumlah 60 orang. Di antaranya 7 orang perempuan. Mereka akan menumpangi sebuah bus. Rata-rata pesertanya adalah anak muda,ā€80 persen pesertanya adalah anak muda. Paling muda 20 tahun dan tua 50 tahun,ā€ ujarnya.

Tujuan ziarah ini adalah menjaga dan meneruskan dan menanamkan tradisi Ahlussunah wal-jamaah terutama kalangan anak muda di perkotaaan. Di samping itu sebagai upaya meneladani perjuangan para wali yang akan diziarahi.

ā€œKalau di kampung kan orang masih ziarah. Beda di kota, kalau tiidak ā€œdiprovokasiā€ nggak jalan. Jadi, KBGD berinisiatif mengajak mereka, supaya tidak kehilangan akar tradisinya.ā€

Meski demikian, berbeda dengan tahun lalu, peserta tahun ini tidak hanya daerah Jabodetabek, tapi ada yang dari Sumatera seperti Bengkulu dan Lampung. Juga dari daerah-daerah di pulau Jawa semisal Karawang, Indramayu, Magelang, Cirebon.

ā€œYang dari Sumatera rata-rata tujuannya ingin tahu makam Gus Dur,ā€ kata Sukma Adi, santri Gus Nuril Pesantren Sokotunggal, Jakarta ini.

Profesi mereka ada juragan bajaj, santri, guru, mahasiswa, karyawan kantoran, juga orang yang memang hobi ziarah. Rata-rata mereka saling mengenal melalui Facebook KBGD beralamat di http://www.facebook.com/wargaKBGD?ref=ts&fref=ts. Sosialisasi diumumkan sejak bulan September lalu.

Menurut pria kelahiran Jakarta 1982 ini, biaya keberangkatan sangat murah, yaitu sebesar Rp 150.000,00. Standar ziarah Walisongo biasanya di antara Rp 400.000,00-Rp 500.000,00. Sebagian biaya ditanggung hasil dari penjualan DVD acara Seribu Hari Gus Dur dan beberapa donatur. Ā  Ā 

Rombongan ziarah dipimpin Ustad Latif, Lurah Santri Pesantren Sokotunggal. Dia akan memimpin doa di makam-makam Walisongo. Sementara di makam Gus Dur akan dipimpin Gus Nuril.

ā€œTahun depan, KBGD juga akan menggelar kegiatan serupa ini dengan menambah peserta dan tentunya armada bus,ā€ pungkas Sukma Adi.



Redaktur : A. Khoirul Anam
Penulis Ā  Ā : Abdullah Alawi

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang