Innalillahi, KH Mahfudz Ma'shum Rais PCNU Gresik Wafat
NU Online · Sabtu, 15 Oktober 2022 | 06:09 WIB
Gresik, NU Online
Innalilahi wainnailahi rajiun. Kabar duka kembali melingkupi warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin khususnya di Gresik, Jawa Timur. Adalah KH Mahfudz Ma'shum, Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik wafat hari ini, Sabtu (15/10/2022).
Kepastian meninggalnya Kiai Fud, sapaan kesehariannya disampaikan oleh keponakan almarhum, Gus Atha Syifa Nugraha yang merupakan keluarga dari Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun, Gresik.
"Inggih benar Yai Fud tilar pada pukul 00.25,” kata Gus Atha yang juga Ketua Pengurus Cabang (PC) Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA) Gresik.
Informasi atas meninggalnya Kiai Fud ramai di grup WhatsApp karena almarhum tercatat merupakan sosok yang demikian penting di Gresik. Amanah yang disandang saat ini sebagai Rais PCNU Gresik memberikan pesan bahwa almarhum adalah sosok yang demikian istimewa.
Kiai Fud memang mengalami sejumlah gangguan kesehatan sebelum meninggal. Tercatat sempat dirawat di rumah sakit Ibnu Sina Gresik karena memang kondisi kesehatan mengalami penurunan.
Di samping tercatat sebagai Rais PCNU Gresik, dalam keseharian Kiai Fud merupakan pemangku Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun. Sosoknya kerap menjadi rujukan sejumlah kalangan terutama di Gresik ketika ada masalah yang mendesak untuk dipecahkan.
Almarhum lahir pada 06 Mei 1942 dan merupakan anak ketiga dari 13 putra putri KH Ma'shum Sufyan yang merupakan pendiri Pesantren Ihyaul Ulum Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
Hingga saat ini, informasi yang didapat bahwa jenazah akan dishalatkan hari ini juga setelah shalat dhuhur di Masjid Jami' Dukun.
Kontributor: Syafik Hoo
Editor: Syaifullah Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
4
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua