Anggota Komisi VIII Bagikan Ribuan Paket Kurban
NU Online · Kamis, 22 Juli 2021 | 04:00 WIB
Bandung, NU Online
Pandemi tak kunjung berakhir. Sudah setahun lebih wabah yang telah banyak memakan korban, menguras energi dan pikiran, serta anggaran negara melanda Indonesia. Di tengah kejumudan akan situasi krisis dan di tengah perayaan Idul Adha 1442 H, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VIII KH Maman Imanulhaq membagikan ribuan paket daging kurban kepada masyarakat yang kurang mampu dan tengah menjalani isolasi mandiri.
Kiai Maman menjelaskan, bahwa hewan kurban yang disembelih adalah hewan hasil ternakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau peternak binaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). PKB memberikan pendampingan kepada para peternak sapi dan kambing dengan memberikan penyuluhan maupun bantuan lainnya untuk penggemukan sapi.
"Ini adalah upaya PKB memberdayakan para peternak atau pelaku UMKM agar bisa survive dan lebih produktif di tengah pandemi Covid-19," kata Kiai Maman melalui rilis yang diterima NU Online pada Kamis (21/7).
Pembagian daging kurban itu merupakan bagian dari rangkaian Aksi Melayani Indonesia yang digagas PKB. Aksi itu dilakukan untuk membantu masyarakat Indonesia yang tengah terdampak Covid-19.
Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB itu mengatakan, aksi melayani Indonesia dilakukan para kader PKB dengan tiga tujuan. Yang pertama adalah percepatan vaksinasi Covid-19 melalui jejaring pesantren-pesantren maupun jejaring partai. Langkah ini penting dilakukan untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas.
Kedua, lanjut Kiai Maman, aksi melayani Indonesia dilakukan dengan membagikan makanan, vitamin, dan obat-obatan kepada warga yang tengah melakukan isolasi mandiri. Yang ketiga yakni menyebarkan ribuan paket daging kurban kepada masyarakat terdampak Covid-19 khususnya yang ada di Jawa Barat.
"Ini adalah bukti dari kader PKB melayani Indonesia. Kami ingin memberikan harapan dan pesan kepada masyarakat bahwa dengan bersama-sama, Indonesia pasti bisa melewati krisis ini," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat itu.
Editor: Syakir NF
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua