Wakil Ketua DPR Dorong Masyarakat Bangkit dan Bangun Soliditas di Masa Pandemi
NU Online · Sabtu, 22 Mei 2021 | 03:00 WIB
Patoni
Penulis
Jakarta, NU Online
Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar berharap Hari Kebangkitan Nasional 2021 yang berlangsung 20 Mei lalu menjadi pemicu bagi setiap masyarakat untuk berperan aktif dalam mengatasi keadaan sulit di masa pandemi Covid-19
"Bangkitkan kembali semangat nasionalisme untuk bersatu melawan pandemi Covid-19 dengan berbagi dan membangun solidaritas kebangsaan," seru Gus AMI dalam keterangan tertulisnya belum lama ini.
Ia kembali mengingatkan perjuangan tokoh-tokoh bangsa, salah satunya Budi Utomo yang memelopori perjuangan dengan memanfaatkan kekuatan pemikiran. Budi Utomo, ulas Gus AMI, juga mendorong munculnya organisasi-organisasi pergerakan lainnya. Hal itu dilakukan demi kesatuan dan persatuan.
Gus AMI menyatakan, dengan peringatan harkitnas 2021 seluruh elemen bangsa harus bersama-sama berjuang agar bisa keluar dari situasi krisi pandemi COVID-19 dengan mengutamakan persatuan, kebersamaan, dan rasa berbagi
"Dengan demikian akan tumbuh soliditas yang kuat yang menjembatani segala perbedaan dan fragmentasi yang ada serta kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara Indonesia," cetusnya.
Tema 'Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh' diangkat dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2021. Tema tersebut menjadi dorongan agar masyarakat semangat bergotong royong memulihkan kondisi bangsa setelah diterpa pandemi Covid-19.
Pewarta: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua