Permintaan Presiden AS Barack Obama untuk mengadakan diskusi disambut baik oleh Iran. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersedia berbicara dengan Obama, selama hal itu saling menguntungkan bagi masing-masing pihak.
Ahmadinejad menyampaikan itu dalam perayaan 30 tahun Revolusi Iran di Teheran, Selasa (10/2). "Kami siap berbicara selama dalam ruang lingkup adil dan saling mengerti," katanya.<>
Menurut Ahmadinejad, pemerintahan Obama akan membawa sejumlah perubahan. Ia berharap, perubahan itu menjadi sesuatu yang fundamental, bukan hanya taktis.
Obama sempat menyatakan dalam konferensi pers pertamanya bahwa ia ingin Washington secepatnya bertemu dengan Teheran. Hubungan bilateral kedua negara sempat terputus ketika revolusi Islam pada 1979. (inl)
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
6
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
Terkini
Lihat Semua