Permintaan Presiden AS Barack Obama untuk mengadakan diskusi disambut baik oleh Iran. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bersedia berbicara dengan Obama, selama hal itu saling menguntungkan bagi masing-masing pihak.
Ahmadinejad menyampaikan itu dalam perayaan 30 tahun Revolusi Iran di Teheran, Selasa (10/2). "Kami siap berbicara selama dalam ruang lingkup adil dan saling mengerti," katanya.<>
Menurut Ahmadinejad, pemerintahan Obama akan membawa sejumlah perubahan. Ia berharap, perubahan itu menjadi sesuatu yang fundamental, bukan hanya taktis.
Obama sempat menyatakan dalam konferensi pers pertamanya bahwa ia ingin Washington secepatnya bertemu dengan Teheran. Hubungan bilateral kedua negara sempat terputus ketika revolusi Islam pada 1979. (inl)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
2
Ketiduran dan Tidak Sempat Ikut Shalat Idul Fitri, Terus Bagaimana?
3
Basa-Basi Lebaran yang Menjengkelkan: Kapan Nikah? Kapan Punya Anak?
4
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
5
NU Care-LAZISNU Kembali Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya Aceh
6
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
Terkini
Lihat Semua