Ansor NU Kembangkan Majelis Dzikir Rijalul Ansor
NU Online · Rabu, 23 Februari 2011 | 06:40 WIB
Perbagai perubahan dan penataan organisasi terus dilakukan oleh jajaran pengurus baru Ansor NU. Salah satu yang dibentuk adalah Majelis Dzikir Rijalul Ansor untuk menghidupkan kembali tradisi ke-NU-an di Jakarta sekaligus menguatkan nilai-nilai keagamaan dikalangan anak muda NU.
“Kita prinsipnya, ingin menghidupkan kembali tradisi berzikir dan bersholawat yang merupakan tradisi NU,” kata Muhammad Amin, salah satu pengurus GP Ansor kepada NU Online, Rabu (23/2).<>
Majelis Dzikir ini akan dikembangkan ke seluruh cabang Ansor di Indonesia, untuk memperkuat tradisi ke-NU-an.
Sementara itu, yang sudah terbentuk di Jakarta nantinya setiap bulan akan berkeliling di kantor-kantor cabang Ansor se-Jakarta yang akan digilir setiap minggunya. “Di kantor pusat nantinya tetap ada dalam bentuk lailatul ijtima’ yang waktunya tidak bentrok,” jelasnya.
Kegiatan perdana mejelis dzikir ini akan dilakukan Kamis malam (24/2), dalam rangka Maulid Nabi sekaligus pelantikan PP GP Ansor bertempat di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat dengan dihadiri sekitar 2500 anggota dan jamaah.
Pada kesempatan tersebut, akan hadir KH Syaifuddin Amsir dan Gus Mus yang akan memberikan ceramah maulid sedangkan pelantikan akan dilakukan oleh pengurus PBNU.
“Perintah ketua umum Ansor, kita tidak boleh bikin acara di hotel, harus di pesantren. Untuk pelantikan kali ini di Tugu Proklamasi karena kita khawatir kalau di kantor GP Ansor nantinya tempatnya tidak cukup, kita butuh tempat yang lebih lega,” paparnya. (mkf)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
Terkini
Lihat Semua