Pemerintah Arab Saudi mengancam akan menutup sejumlah klub olahraga dan pusat kebugaran perempuan tidak berijin di negara tersebut. Hanya klub yang berkaitan dengan klinik kesehatan saja yang akan mendapat lisensi, sedang yang lainnya harus tutup.
Harian Arab News melaporkan sejumlah perempuan Saudi yang telah melancarkan kampanye menentang kebijakan tersebut melalui internet, Senin (27/4).<>
Namun demikian, departemen pemerintah tetap tidak diperbolehkan mengeluarkan ijin bagi pusat kebugaran perempuan yang komersial. Departemen pemerintah hanya membolehkan pusat kebugaran pria saja.
Pusat kebugaran perempuan belakangan ini amat populer di negara Islam konservatif itu, yang memberlakukan pemisahan tempat-tempat umum untuk pria dan perempuan.
Perempuan di Arab Saudi dilarang mengenderai kenderaan bermotor, harus menggunakan jilbab dari ujung kaki hingga kepala, dan harus mendapat ijin dari saudara laki-lakinya jika ingin bekerja, sekolah, maupun menikah. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
Terkini
Lihat Semua