Nahdlatul Ulama (NU) ke depan harus lebih mengedepankan sisi keulamaan. Karenanya, NU harus lebih memberdayakan lembaga syuriah yang beranggotakan para ulama.
Demikian dinyatakan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Bagdja di Makassar, Selasa (23/3). Bagdja tetap berkeyakinan bahwa di dalam struktur kepengurusan NU, Syuriyah merupakan pemimpin tertinggi organisasi itu. "Karena kekuatan NU ada pada kiai dan ulama," kata Bagdja.<>
Lebih lanjut Bagdja menyatakan, agar roda organisasi dapat berjalan optimal maka perlu diberdayakan juga jajaran tanfidziyah. Di mana termasuk di dalamnya adalah badan otonom, lembaga, dan lajnah atau biro sesuai bidang garapan masing-masing.
"Untuk program ke depan, NU harus lebih serius memperkuat bidang ekonomi dan pendidikan. Dengan demikian NU akan menjadi solusi terhadap problem yang dihadapi umat," katanya.
Sebelumnya saat membuka Muktamar NU ke-32, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap NU tetap tampil di depan dalam membangun peradaban Bangsa Indonesia berdasar spirit ajaran Islam. (min)
Terpopuler
1
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
2
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
3
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
4
Khutbah Jumat: Urgensi Iātikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
5
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar
6
Khutbah Jumat: Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Terkini
Lihat Semua