Banyak Masjid Kumandangkan Adzan Sebelum Waktu Shalat Tiba
NU Online · Rabu, 30 Maret 2011 | 03:27 WIB
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal menemukan masih banyak masjid, musholla atau langgar mengumandangkan adzan sebelum waktu shalat tiba. Hal ini dilakukan setelah PCNU mencermati berbagai kegiatan keagamaan warga Nahdliyin di kabupaten Kendal khususnya dan masyarakat pada umumnya, terutama pada pelaksanaan ibadah shalat wajib.
Terkait dengan masalah tersebut PCNU Kendal melalui surat bernomor: PC.11.04/095/A/I/2011 yang ditandatangani Rais Syuriyah KH Izzudin Abdussalam, Katib Syuriyah KH. Moh. Danial,BA dan Ketua Drs. H. Moch. Ali Hasan,M.Si ,serta sekretaris H. Ahmad Ridho, SE, meminta Pengurus MWCNU se kabupaten Kendal untuk segera memberitahukan kepada seluruh pengurus Ranting NU, masjid, musholla dan langgar di wilayah kabupaten Kendal untuk mengumandangkan adzan setelah masuk waktu shalat, sesuai dengan jadwal waktu shalat yang telah fiedarkan oleh PCNU setempat.<>
Sebagaimana diketahui belum lama ini PCNU Kendal mengirim jadwal waktu shalat kepada MWC NU untuk diteruskan kepada ranting NU, masjid dan musholla.
Menanggapi surat tersebut MWC NU Sukorejo yang sedang mengadakan pertemuan dengan ranting NU di MINU Selokaton, Ahad ( 27/3), langsung merespon dengan menfoto copi dan membagikanya kepada pengurus ranting se kecamatan Sukorejo. Diakui oleh Nurudin ketua MWC NU Sukorejo, bahwa dirinya kadang mendengar adzan shalat wajib yang memang belum masuk waktu shalat. (oji)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua