Selain meningkatkan ketaatan kepada Allah dan memperbanyak ibadah-ibadah yang langsung ditujukan kepada Allah, Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan kemasyarakatan dan kekeluargaan.
Bagi anak-anak yang tidak tinggal bersama dengan orang tuanya, peningkatan hubungan baik dengan keluarga biasanya ditunjukkan dengan kunjungan-kunjungan menjelang Ramadhan. Hal ini adalah tradisi kebaikan yang patut dilestarikan.<>
Demikian dinyatakan Ketua Lembaga Dakwah nahdlatul Ulama (LDNU) KH Nuril Huda kepada NU Online di Gedung PBNU, Jl. kramat Raya 164 Jakarta, Rabu (12/8). Menurut Nuril, kegiatan kunjungan menjelang Ramadhan ini memiliki dasar yang kuat dalam Islam.
"Dulu Nabi Muhammad SAW pernah mengamini doa Malaikat Jibril yang menyatakan kesempurnaan pahala puasa bagi mereka yang mau menyambung silaturrahim. Nah tentu silaturrahim ini terutama sekali kepada orang tua yang tinggal berjauhan dengan anaknya," terang Nuril.
Dari sinilah, lanjut Nuril, banyak umat Islam yang mentradisikan mengunjungi orang tuanya sebelum memulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua