Jakarta, NU Online
Karena masing-masing dai memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda, mereka harus bisa mengeksplorasinya bagaimana agar bisa berceramah yang menarik perhatian para hadirin.
“Banyak orang yang menyontek persis seperti Zainuddin MZ, ini tidak bagus. Kalau sebagian saja sih tidak apa-apa. Mereka harus bisa mengembangkan dirinya dan menjadi dirinya sendiri,” tandas Ketua LDNU KH Nuril Huda yang memberikan tips-tips praktis kepada peserta pelatihan dakwah di Gd. PBNU, Jum’at.
<>Menurutnya ada tiga tipe penceramah yang umum ditemui dipanggung. Pertama mereka yang pandai membikin humor sehingga para hadirin selalu tertawa dalam mendengar ceramahnya. Kedua adalah tipe orator yang selalu bersemangat dan menyampaikan pidatonya dengan nada-nada tinggi seperti Bung Karno dan terakhir tipe kombinasi dari kedua hal tersebut.
“Pemahaman akan potensi diri dari masing-masing dai’ akan menghasilkan penampilan yang maksimal dan disukai pendengar,” imbuhnya.
Banyak tips praktis yang disampaikan oleh KH Nuril Huda yang telah berpengalaman selama puluhan tahun dalam melakukan dakwah di panggung. Mulai bagaimana memastikan mix berbunyi, bagaimana ketika baru menaiki panggung, kalimat pembuka dan lainnya.
Pelatihan dai secara rutin diselenggarakan oleh LDNU setiap Ramadhan untuk meningkatkan kualitas para dai dalam melakukan ceramah. Mereka dibekali berbagai aspek penting dalam melakukan dakwah, termasuk dakwah lewat internet. Dakwah dalam masyarakat pesisir, komunitas transmigrasi, dll. Pelatihan ini diadakan selama 10 hari mulai tanggal 8-18 Oktober.(mkf)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua