Dalam Doktrin Barunya, Obama Janji tak Musuhi Islam
NU Online · Kamis, 27 Mei 2010 | 19:35 WIB
Baru beberap jam lalu, strategi baru Presiden Amerika, Barack Obama, terkait pertahanan dan keamanan diumumkan. Satu poin penting yang termuat dalam strategi itu adalah Obama menekankan, dalam sistem keamanan terbaru ini, Amerika tidak lagi 'memusuhi' Islam. Pernyataan ini dikemukakan oleh Penasihat Kontrateroris Obama, John Brennan.
Pendekatan ini sangat jauh berbeda dengan strategi presiden AS sebelumnya, George W Bush, yang sangat nyata terlihat memojokkan Islam. Bush juga menghalalkan pendekatan pre-emptif atau menyerang sebuah negara yang hanya dilandasi prasangka. Pendekatan ini tidak dipakai Obama.<>
"Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah berperang dengan Islam," tutur Brennan. Strategi ini dinyatakan tegas terkait dengan posisi AS yang, kata dia, saat ini sedang berperang melawan Al-Qaidah dan jaringannya.
Brennan yang menyampaikan hal itu di Center for Strategic and International Studies, Washington itu menjelaskan bahwa presiden pendahulunya, Bush, memang telah membuat AS menjadi buruk di mata dunia Islam. Pendekatan diplomasi 'cowboy' model Bush, kata dia, bakal ditinggalkan oleh Obama.
Peperangan melawan terorisme, menurut dia, akan lebih difokuskan pada penganamanan dalam negeri. Ini mengingat aksi-aksi terorisme di AS mulai banyak melibatkan warga setempat. Strategi ini merupakan frase baru bagi AS dalam menjalankan kampanye antiterorisme. (rtr)
Terpopuler
1
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
2
Khutbah Jumat: Hikmah Zakat Fitrah, Menyucikan Jiwa dan Menyempurnakan Ibadah
3
Khutbah Jumat: Urgensi I’tikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
4
Khutbah Jumat: Puasa, Al-Qur’an, dan 5 Ciri Orang Bertakwa
5
KPK Resmi Tahan Gus Yaqut atas Tuduhan Korupsi Kuota Haji
6
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar
Terkini
Lihat Semua