FKB: Cukup Banser dan Garda Bangsa yang Hadapi Habib Riziq
NU Online · Selasa, 3 Juni 2008 | 08:09 WIB
Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR RI Effendy Choirie, menyatakan, cukup Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) yang akan menghadapi Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Riziq Shihab.
"Tidak usah Gus Dur (Ketua Umum Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa) yang turun. Anak-anak (baca: anggota) Banser dan Garda Bangsa cukup untuk menghadapi Habib Rizieq,” ujar Effendy pada wartawan di Gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Selasa, (3/6).<>
Menurut Effendy, Banser dan Garda Bangsa yang merupakan organisasi sayap pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB pun siap membubarkan FPI. Pasalnya, organisasi yang dikenal kerap melakukan kekerasan itu, secara kuantitas, jumlahnya sedikit. "Karena selalu membuat resah di tengah masyarakat, FPI menjadi populer," pungkasnya.
Effendy yang juga Wakil Ketua Umum DPP PKB, menilai wajar pendapat Gus Dur yang meminta FPI dibubarkan. Sebab, aksi-aksi FPI selama ini, utamanya penyerangan terhadap aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Jakarta, Ahad (1/6) lalu, sudah di luar batas kewajaran dan melanggar hukum.
FPI, katanya, merupakan organisasi yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengancam konstitusi yang menjunjung keberagaman. FPI juga telah menodai citra Islam sebagai agama damai.
Sebelumnya, Habib Riziq menyatakan, akan melawan setiap upaya yang ingin membubarkan organisasi yang dipimpinnya. Ia pun mengaku akan melawan Gus Dur yang juga mantan presiden RI.
"Waktu Gus Dur jadi Presiden, dia ingin membubarkan FPI tapi mengapa Gus Dur yang bubar. Bukan FPI yang akan bubar, tapi kami yang akan membubarkan Gus Dur," seru Habib di markas FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta, Senin (2/6/) kemarin.
Riziq juga menyebut Gus Dur sebagai antek-antek Yahudi. "Jangankan satu Gus Dur, satu juta Gus Dur akan kami lawan," kata Habib berapi-api. Kata-katanya langsung disambut teriakan Allahuakbar sebanyak tiga kali oleh para pendukungnya. (nif)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua