FPKB: Tim Pengawas Century Harus Kawal KPK
NU Online · Sabtu, 24 April 2010 | 04:48 WIB
Ketua FPKB Marwan Jafar menilai KPK sedang dalam posisi lemah. Oleh karenanya, dia berharap tim pengawas yang dibentuk DPR akan mengawal kinerja KPK mengungkap kasus Century.
"Tim pengawas harus mengawal proses hukum di KPK," kata Marwan dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Jum'at (23/4). Menurut Marwan, saat ini kondisi KPK sedang tergoncang. Kemenangan Anggodo atas pra peradilan kasus Bibit dan Chandra dikhawatirkan mempengaruhi kerja KPK mengusut skandal Century.<>
"KPK dalam konteks ini sedang dalam masalah terutama dalam kasus Bibit dan Chandra. Ada hambatan personal yang perlu menjadi perhatian tim pengawas," terang Marwan.
Langkah kongkrit pengawalan tersebut, lanjut Marwan, dengan mengajak KPK membahas masalah yang dihadapi terkait pengusutan skandal Century. Lebih lagi dalam waktu dekat KPK akan memanggil Sri Mulyani dan Boediono.
"Bisa lah tim pengawas memanggil KPK atau mengunjungi KPK. Sepanjang KPK tidak kita intervensi," terangnya.
Marwan berharap semua pihak bisa menghargai posisi KPK dan tidak melakukan intervensi. "Karena ini proses hukum yang harus saling menghormati antara eksekutif, legislatif dan yudikatif," pungkasnya. (min)
Terpopuler
1
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
2
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
3
Khutbah Jumat: Urgensi I’tikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
4
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar
5
Khutbah Jumat: Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
6
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman 10 Dinten Terakhir Wulan Ramadhan lan Mapag Lailatul Qadar
Terkini
Lihat Semua