Gempa yang mengguncang daerah Tasikmalaya dan sekitarnya, Rabu (2/9) juga turut membuat warga Jakarta panik. Setidak-tidaknya, gempa berkekuatan 7,3 skala Ritcher ini merepotkan instansi-instansi pelayanan umum di Jakarta.
Salah seorang yang cukup dibuat kerepotan oleh efek goncangan di Jakarta ini adalah Mantan Presiden Republik Indonesia ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Karena sedang menjalani proses pemulihan kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Gus Dur pun turut dievakuasi keluar gedung.<>
Namun, evakuasi ini justru disambut gembira oleh Gus Dur yang terkenal kontroversial ini. Gus Dur justru memanfaatkan kepanikan evakuasi pihak rumah sakit ini untuk sekedar "bolos" sebentar. Setelah dievakuasi keluar gedung dari kamar perawatannya di ruang VIP kamar 116 gedung A, Gus Dur justru segera naik mobil untuk "pulang" ke Matraman, rumah tinggalnya semasa kecil.
"Gus Dur meminta pulang ke Matraman sejenak karena kangen dengan suasana rumah. kebetulan di sana ada acara launching buku biografinya. Jadi sekalian bisa menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Pesantren Ciganjur tersebut," jelas salah seorang yang turut mendampingi proses evakuasi tersebut.
Malam harinya, Gus Dur kemudian menginap di Mataman yang kini difungsikan sebagai kantor The Wahid Institute. Kebetulan pada malam tersebut, di rumah yang beralamat di Jl. taman Amir Hamzah No. 8 tersebut sedang berlangsung Launching biografi Gus Dur oleh santri-santri dari Pesantren Ciganjur. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua