Sekitar 69 persen pemilih dari 575.665 orang yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memilih tidak menggunakan hak pilihnya alias golput dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, Minggu (22/6).
Dengan demikian, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kudus, Warsito, di Kudus, Senin, tingkat partisipasi masyarakat dalam pigub ini sekitar 31 persen (179.588 pemilih).<>
Padahal, kata dia, jauh hari sebelum pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kudus, KPUD setempat mensosialisasikan pelaksanaan pilgub ke masyarakat.
Namun, pada kenyataannya di antara mereka lebih mementingkan mencari rezeki daripada ikut mencoblos sehingga tak pelak tingkat partisipasi dalam pilgub relatif rendah, katanya.
Bahkan, lanjut dia, persentasenya lebih rendah dibandingkan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pilbup setempat yang mencapai 57 persen dari 572.353 pemilih.
Sementara itu, hasil penghitungan suara sementara pilgub, Bambang Sadono-Muhammad Adnan meraih 55.594 suara (32,8 persen), Agus Soeyitno-Abdul Kholiq Arif 6.278 suara (3,71 persen), Sukawi Sutarip-Sudharto 21.839 suara (12,4 persen), pasangan Bibit-Rustriningsih 43.099 suara (25,48 persen), dan Muhammad Tamzil-Abdul Rozaq Rais 42.381 suara (25,06 persen), serta suara yang tidak sah sebanyak 10.397 kartu.(ant)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
3
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
4
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Keracunan MBG Berulang, P2G Minta Kepala BGN Mundur dan Program Dihentikan
Terkini
Lihat Semua