Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Fauzi Bowo bersama Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono dan sejumlah anggota Satpol PP melakukan Jum'at Bersih di makam Habib Hasan bin Muhammad al-Haddad di Kawasan Koja Tanjung Priok Kamis (30/4).
Dalam kesempatan ini, Fauzi Bowo mengingatkan warga Jakarta untuk untuk tidak terpecah belah dan tidak bertindak anarkis. Fauzi juga meminta agar masyarakat dapat mengambil pesan positif dari bentrokan yang terjadi di Koja, Jakarta Utara. Fauzi Bowo mengharapkan, warga dapat mengambil ambil hikmah dan mempelajari pesan yang didapat dari bentrokan di Koja beberapa waktu lalu.<>
"Jangan sampai terpecah atas kepentingan kelompok. Kita cinta persatuan dan kesatuan, Kita tidak inginkan perbuatan anarkis. Ini adalah kota yang kita miliki sama-sama," ujar Fauzi Bowo.
Bersih-bersih ini sebagai simbol bahwa tak ada masalah lagi di antara warga pasca tragedi Priok berdarah.
"Kegiatan ini adalah kegiatan bersih-bersih di bekas kejadian kemarin antara Satpol PP dan warga. Ini sebagai simbol sudah tidak ada apa-apa lagi antara keduanya," Kepala Biro Informasi Pemprov DKI Cucu Ahmad Kurnia.
Dari pantauan di Lapangan, jumlah Satpol PP tidak terlalu banyak. Hanya 10 orang saja yang mengenakan seragam dinas. Sedangkan sisanya mengenakan pakaian sehari-hari. Sementara itu, puluhan anggota Satpol PP di Jakarta Utara lebih memilih mengenakan pakaian bebas. (min)
Terpopuler
1
Kapan Lebaran 2026? Berikut Data Hilal 1 Syawal 1447 H oleh LF PBNU
2
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
3
Khutbah Jumat: Urgensi I’tikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
4
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Hadiri Siniar
5
Khutbah Jumat: Menggapai Lailatul Qadar di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
6
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman 10 Dinten Terakhir Wulan Ramadhan lan Mapag Lailatul Qadar
Terkini
Lihat Semua