Gubernur Sulsel: Wujudkan Suasana Aman pada Muktamar NU
NU Online · Selasa, 16 Maret 2010 | 03:06 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengajak warganya mewujudkan suasana yang aman dan tentram pada saat penyelenggaraan Muktamar NU. Apalagi Muktamar akan dibuka oleh Presiden RI Susilo bambang Yudhoyono.
"Kita harus tunjukkan Sulsel adalah daerah yang damai sambut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono," ujarnya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumah dinas Gubernur di Makassar, Senin (15/3).<>
Menurutnya, aksi unjuk rasa memang kerap terjadi di Sulsel. Namun hal ini adalah bentuk komitmen warga Sulsel yang tinggi terhadap bangsanya.
"Yang salah kalau kita mau diprovokasi, inilah yang harus kita jaga demokrasi yang santun tanpa amarah dan anarkisme," jelasnya dalam acara peringatan Maulid Nabi yang dihadiri Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Sirajd.
Sementara itu peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan di Desa Cikoang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Sulsel memiliki keunikan tersendiri karena mengandung makna dalam yaitu tentang falsafah hidup yang erat kaitannya dengan kejadian alam semesta dan permulaan penciptaan roh manusia.
Seperti tahun-tahun sebelumnya penyelenggara menyiapkan ribuan telur rebus yang telah dihias yang ditempatkan di dalam wadah berbentuk rumah kemudian di lepas ke air.
Warga pun berbondong-bondong berupaya mendapatkan telur sebanyak-banyaknya sebagai gambaran upaya meraih berkah dari Yang Maha Kuasa. Keseluruhan prosesi adat "Maudu Lompoa" digelar selama 40 hari. (ant/sam)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua