Gus Sholah Siap Diperiksa Terkait Dana DKP Rp 200 Juta
NU Online · Jumat, 25 Mei 2007 | 07:01 WIB
Jakarta, NU Online
Mantan calon wakil presiden (cawapres) dalam pemilu Presiden tahun 2004, Sholahuddin Wahid (Gus Sholah), menyatakan siap diperiksa terkait aliran dana nonbudgeter Departemen Kelautan dan Periakanan (DKP) yang diterimanya.
"Saya siap (diperiksa, Red)," katanya ketika ditemui setelah penutupan Rakernas Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), di Jakarta, Jumat (25/5).
<>Pasangan calon presiden (capres) Wiranto dan cawapres Gus Sholah melalui tim pembantu mereka telah menerima dana nonbudgeter DKP sekitar Rp 200 juta.
Meski menerima, Gus Sholah mengaku tidak mengetahui besaran dan aliran dana tersebut.
Menurut dia, nilai dan aliran dana nonbudgeter hanya diketahui tim pembantu. Dana ini langsung diterima tim pembantunya tanpa melalui dirinya maupun Wiranto.
"Ketemu saya saja tidak," katanya, tanpa mau meyebutkan nama-nama anggota tim yng membantunya.
Lebih lanjut Gus Solah mengatakan tim pembantu yang menerima dana DKP berbeda dengan tim capres dan cawapres.
Namun demikian, ia mengatakan, tim pembantu tersebut juga berada di bawah koordinasi Wiranto, pihak yang mengundang Gus Sholah sebagai cawapres.
Gus Solah juga menegaskan Wiranto tidak megetahui seluk beluk aliran dana ini. (rif/ant)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua