Hadiri Harlah NU, Said Aqil Tekankan Pentingnya Jaga NKRI
NU Online · Ahad, 24 April 2011 | 23:42 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj memberikan taushiyah dalam acara peringatan hari lahir (Harlah) ke-85 NU yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gunungpati, Sabtu (23/4) kemarin di Lapangan Banaran, samping kampus Unnes, Gunungpati, kemarin.
Di hadapan ribuan warga NU (Nahdliyin), Said Aqil menegaskan, NU tetap menegakkan Islam yang benar dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. NU tidak akan membiarkan Islam dirusak oleh terorisme yang berasal dari aliran radikal dalam Islam. Serta, NU akan terus menjaga Pancasila dan UUD 1945.<>
Bagi NU, dasar negara dan konstitusi itu sudah final. Bhineka Tunggal Ika adalah sesuai dengan semangat Islam yang rahmatan lil alamin. NU berperan aktif dalam mendirikan negara Indonesia. Ketua Umum PBNU waktu itu, KH Abdul Wahid Hasyim, menjadi anggota BPU PKI dan PPKI, bersama Bung Karno para founding fathers lainnya.
Dijelaskan Said Aqil, NU adalah pemegang ajaran ahlussunnah wal jamaah (aswaja), yang sejak kelahirannya selalu mengedepankan toleransi, keseimbangan, tidak ekstrem dan adil dalam menilai sesuatu. Sehingga tindakan NU selalu dilandasi prinsip rahmatan lil alamin (kasih sayang bagi semuanya).
“Aswaja sejak didirikan oleh Imam Al-Asy’ari adalah untuk mengatasi faham ekstrem yang saling mengkafirkan dan membuat perang saudara diantara umat Islam. Maka kita harus jaga terus ajaran ini,” tuturnya.
Acar dihadiri ribuan warga nahdliyin, hingga banyak yang duduk lesehan di atas rumput lapangan sepakbola tersebut. sejumlah tokoh pemerintah, anggota DPRD, ulama, para santri juga hadir dalam pengajian tersebut. (moi)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua