Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menegaskan, warga NU diberi kebebasan untuk memilih salah satu pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Tengah. Meski ada sejumlah kader NU di antara lima pasangan calon itu, katanya, hal tersebut merupakan calon perseorangan.
“Bukan calon yang diusung NU secara kelembagaan,” tegas Hasyim kepada wartawan usai berceramah pada peringatan Harlah ke-82 NU di Pondok Pesantren Bustanul Usyaqil Quran, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (28/2) kemarin.<>
Soal bagaimana warga NU mewujudkan kebebasan tersebut, menurut Hasyim, semestinya merupakan tanggung jawab dari setiap warga NU. Hanya, ukurannya adalah kemaslahatan agama dan daerah. “PBNU tidak memberikan perintah untuk mengarahkan warga NU agar memilih salah satu calon dalam Pilgub Jateng,” ujarnya.
Ia juga membantah jika warga NU telah tercerai-berai akibat persoalan politik pemilihan gubernur Jateng yang bakal digelar Juni mendatang. “Warga NU tidak pecah dalam persoalan Pilgub Jateng ini. Warga NU diberikan kebebasan oleh PBNU untuk menentukan pilihan,” katanya.
Acara peringatan harlah itu juga dihadiri Ketua Pengurus Wilayah NU Jateng KH Muhammad Adnan, Wakil Bupati Semarang Siti Ambar Fathonah, dan sejumlah kiai jajaran Mustasyar Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah.
Sebanyak tiga kader NU bakal meramaikan pesta demokrasi lokal di tingkatan Jateng itu. Mereka antara lain, Mohammad Adnan (Ketua Pengurus Wilayah NU Jateng), Sudharto (Pengurus Lembaga Pendidikan Maarif NU Jateng) dan Ali Mufiz (Gubernur Jateng saat ini). (man/gpa/rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jagalah Lisan supaya Tidak Menyakiti Orang Lain
2
Bulan Syaban Menyimpan 3 Peristiwa Penting bagi Umat Islam
3
Khutbah Jumat: Manusia sebagai Makhluk Sosial, dan Perintah untuk Saling Mengenal
4
PBNU Teken Kerja Sama dengan Kemenko PMK dan Kemendukbangga Wujudkan Keluarga Indonesia Maslahat
5
Kongres Keluarga Maslahat NU: Aplikasi GKMNU Diluncurkan, Kerja Sama Berdayakan Masyarakat Dilakukan
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ayo Silaturahim, Tambah Umur lan Rejekine
Terkini
Lihat Semua