Jombang, NU Online
Makam Gus Dur yang berada di komplek Pesantren Tebuireng Jombang beberapa hari ini banyak dikunjungi peziarah. Tak Ketinggalan warga Tionghoa nampak berduyun-duyun datang layaknya ingin merayakan hari raya Imlek di makam presiden RI ke 4 ini.
“Senin (23/1) dini hari pukul 01.00 saya menerima rombongan warga Tionghoa, mereka mengatakan ingin berziarah ke makam Gus Dur’,’ ujar Azwani, salah satu penjaga makam Gus Dur menceritakan.<>
Kedatangan warga Tionghoa pada dini hari, sepertinya mereka melakukan ziarah setelah merayakan sembahyang Imlek yang biasa dilakukan pada dini hari saat pergantian tahun. dikatakan Azwani, sejumlah peziarah Tionghoa mengaku perayaan Imlek kurang sempurna tanpa ziarah ke makam Gus Dur.
“Saya dengar mereka berbincang bisa kualat kalau Imlek tidak ziarah ke makam Gus Dur,” ungkapnya ditemui di areal makam.
Selama tiga hari ini, lanjutnya peziarah Tionghoa terus berdatangan ke makam KH Abdurrahman Wahid yang memang dikenal dekat dengan warga keturunan China karena telah membebaskan kebudayaan China seperti barongsai dan imlek sebagai hari libur nasional.
“Siang, sore, malam tiga hari ini selalu ada peziarah Tionghoa,” bebernya.
Dari pantauan NU Online jumlah pengunjung di makam Gus Dur di komplek Pesantren Tebuireng meningkat pesat pada liburan Imlek. Selama dua hari kemarin saja, jumlah peziarah yang terdata mencapai 10 ribu orang lebih.
“Data peziarah dua hari saja mencapai lebih dari 13 ribu,” imbuhnya.
Pada Sabtu (21/1) tercatat hampir empat ribu peziarah peziarah dating dari berbagai daerah. Sedangkan pada Ahad (22/1) jumlah itu naik menjadi 7.500 peziarah. Sedangkan sampai Senin siang saja, jumlah peziarah yang mengisi buku tamu sudah sebanyak 5.500 peziarah.
“Padahal banyak yang tidak mengisi buku tamu. Terutama pada jam-jam padat aktifitas seperti saat Maghrib,” pungkasnya seraya mengatakan peziarah yang datang di saat liburan Imlek kali ini tidak hanya dari kalangan pribumi. Tetapi juga banyak peziarah dari kalangan Tionghoa.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Muslim Abdurrahman
Terpopuler
1
PBNU Rilis Twibbon Hari Santri 2026, Unduh Linknya di Sini
2
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
3
Karhutla Belum Reda, Rais Aam PBNU Ajak Masyarakat Terus Berdoa agar Musibah Segera Berakhir
4
Dua Tahun Pimpin RI, Prabowo Klaim Pemerintahannya Hasilkan Kerja Nyata
5
Prabowo Minta Usut Pembakar Hutan: Ini Terorisme Lingkungan dan Kejahatan Kemanusiaan
6
Pengusulan KH Abbas Buntet sebagai Pahlawan Nasional Kuatkan Sejarah Perjuangan Pesantren dalam Kemerdekaan RI
Terkini
Lihat Semua