Ingin Berantas Korupsi, Peraih Nobel Dirikan Partai
NU Online · Ahad, 26 September 2010 | 12:37 WIB
Peraih Nobel Wole Soyinka meluncurkan partai politik baru pada Sabtu (25/9) di Nigeria menjelang pemilihan presiden mendatang di negeri itu.
Soyinka mengatakan ia ingin memusatkan perhatian pada korupsi serta memberi harapan kepada pemilih muda. Front Demokratik bagi Federasi Rakyat (DFPF) bukan hanya akan menjadi partai politik, tapi juga berada di "garis depan sebagai pengawal demokrasi", kata Soyinka pada konvensi partai.<>
"Saya ingin menekankan fungsi itu, dan dengan jelas dimaksudkan sebagai peringatan dan dorongan. Di atas semuanya, DFPF adalah partai buat pemuda yang kecewa dan gagasan yang tak diterima," kata peraih Nobel bidang Sastra tersebut.
Ia mengatakan gerakan itu dimaksudkan untuk mencuatkan pertanyaan di Nigeria, negara yang kaya akan minyak tapi telah lama dirundung korupsi: "Apakah benar-benar tak mungkin untuk memiliki suara kecuali orang berenang di lautan uang?"
Soyinka, yang drama dan bukunya terlibat dalam politik telah mendapat pengakuan luas, dipilih sebagai pemimpin partai tersebut, kendati tokoh yang berusia 76 tahun itu mengatakan ia takkan mencalonkan diri.
Nigeria akan menggelar pemilihan presiden, anggota dewan legislatif dan negara bagian awal tahun depan tapi tanggal penyelenggaraannya masih diperdebatkan.
Negara tersebut memiliki reputasi buruk dalam hal kecurangan pemilihan umum dan intimidasi terhadap pemilih kendati Presiden Goodluck Jonathan telah menjanjikan pemungutan suara yang jujur dan bebas pada 2011.
Politik di Nigeria telah didominasi oleh Partai Rakyat Demokratis, yang berkuasa, sejak negara itu kembali kepada kekuasaan sipil pada 1999.
Soyinka menjadi peraih Nobel pertama di bidang sastra ketika ia meraih hadiah tersebut pada 1986. Bukunya "The Man Died" berisi kisah selama ia berada di dalam penjara setelah dijebloskan ke dalam bui menyusul upayanya untuk menengahi pembicaraan selama perang saudara di Nigeria 1967-1970. (ant)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Khutbah Jumat: Hikmah Zakat Fitrah, Menyucikan Jiwa dan Menyempurnakan Ibadah
6
Sambut 10 Hari Terakhir Ramadhan, Berikut 3 Niat Itikaf di Masjid
Terkini
Lihat Semua