IPNU & IPPNU Diminta Lebih Banyak Adakan Pelatihan Kader
NU Online · Sabtu, 20 Juni 2009 | 10:45 WIB
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) diminta lebih memperbanyak mengadakan pelatihan kader. Pelatihan yang dimaksud harus dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa.
Permintaan itu disampaikan sesepuh IPNU yang juga Rais Syuriyah Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, KH Masruri Abdul Mughni, dalam pidatonya pada pembukaan Kongres ke-16 IPNU dan Kongres ke-15 IPPNU di Pesantren Al Hikmah 2, Brebes, Jateng, Sabtu (20/6) siang.
Abah Masrur—begitu panggilan akrabnya&a<>mp;mdash;mengaku bangga telah pernah menjadi kader IPNU. “Saya bangga pernah menjalani proses belajar di IPNU pada era 1950-an. Banyak momen yang tak dapat saya lupakan,” ungkapnya.
Namun, di saat yang sama, ia juga menyatakan prihatin dengan semangat berorganisasi IPNU atau IPPNU saat ini. Pasalnya, ia mengaku jarang mengetahui adanya berbagai pelatihan dan pendidikan kader akhir-akhir ini. Padahal, hal itu sangat penting.
“Dulu, IPNU dan IPPNU menyelenggarakan pelatihan sampai tingkatan pengurus ranting (tingkat desaa). Sekarang ini, pelatihan jarang dilakukan,” ujar Abah Masrur yang juga pengasuh pesantren dengan 2.000 santri itu.
Ia menginginkan agar IPNU dan IPPNU intensif menyemarakkan pengkaderan di pesantren dan lembaga milik NU. “IPNU-IPPNU itu pagarnya NU, untuk memberi landasan dan melanggengkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah,” terangnya.
Selain itu, imbuhnya, IPNU dan IPPNU jangan sampai lupa pada basis pengkaderannya, generasi muda dan santri. “Kalau dirunut sejarahnya, IPNU itu lahir di tengah kultur pesantren. Maka, sekarang pas kalau IPNU dan IPPNU melaksanakan agenda di pesantren, bukan di hotelm,” katanya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Idy Muzayyad, menyatakan bahwa pilihan tempat kongres IPNU merupakan kesepakatan yang disengaja. “Kami memang ingin memperkuat pengkaderan di pesantren. Kalau awalnya lahir dari kultur pesantren, momentum ini membuktikan kalau IPNU dan IPPNU kembali ke pesantren,” ungkap dia.
Idy menginginkan, siapa pun yang terpilih sebagai ketua baru, hendaknya lebih baik dari sekarang dan siap melanjutkan program kerja positif yang telah dicanangkan pengurus lama. “Program kerja unggulan yang telah kami lakukan, sebaiknya diteruskan dengan tingkat pembenahan lebih baik,” pinta aktivis asal Magelang itu. (ziz)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua