Teheran, NU Online
Iran telah mengungkap satu jaringan yang dilukiskan sebagai mata-mata yang akan memberikan informasi ekonomi pada perusahaan Barat dan telah menangkap sejumlah anggota penting kelompok itu. Demikian kantor berita resmi IRNA melaporkan, Selasa (13/2).
IRNA mengutip seorang pejabat kementerian intelijen yang tak disebutkan namanya yang mengatakan "jaringan mata-mata" itu telah mengumpulkan informasi sensitif mengenai sejumlah proyek dari kementerian telekomunikasi dan menjualnya pada "perusahaan komunikasi besar Eropa".
&a<>mp;quot;Beberapa anggota penting jaringan itu telah ditangkap dan dimasukkan ke dalam tahanan oleh pejabat pengadilan pada 13 Januari," kata IRNA yang menambahkan bahwa tujuan kelompok tersebut adalah "menghancurkan ekonomi".
Kantor berita itu mengatakan tersangka utama, yang seperti orang lainnya yang diduga terlibat dalam jaringan itu yang tidak disebutkan namanya, itu mengaku dalam interogasi awal akan menjual informasi itu pada orang asing dan akan menerima 3,5 juta dolar.
Laporan itu tidak memberikan rincian mengenai berapa banyak orang yang telah diidentifikasi dan telah ditangkap.
Menteri Intelijen Iran Gholamhossein Mohseni-Ejei mengatakan awal bulan ini Iran telah mengidentifikasi 100 orang yang ia lukiskan sebagai agen AS dan Israel. Ia mengatakan beberapa orang yang telah ditangkap akan meninggalkan Iran untuk menghadiri kursus mata-mata di luar negeri.
Menteri itu tidak memberikan rincian mengenai orang-orang yang terlibat itu.
Otoritas tertinggi Iran, pemimpin tertinggi Ayatullah Ali Khamenei, sebelumnya telah memperingatkan mengenai "revolusi beludru" -- yang diduga rencana AS untuk menggunakan intelektual dan profesi lainnya di dalam negeri untuk menimbulkan "perubahan rezim". (ant/dar)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua