Kalangan Pesantren Berperan dalam Reformasi Dunia Peradilan
NU Online · Kamis, 12 April 2007 | 11:52 WIB
Cirebon, NU Online
Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Thahir Saimima mengatakan tujuan sosialisasi Komisi Yudisial bagi kalangan pesantren untuk mengajak kalangan pesantren berperan dan mendukung proses reformasi di lingkungan peradilan.
Penjelasan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Yudisial Thahir Saimima pada acara Sosialisasi Komisi Yudisial di Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Kamis.
Thahir Saimima menjelaskan, keberadaan Komisi Yudisial tidak hanya ada di Indoneisia saja tetapi juga ada di sejumlah negara. Indonesia sendiri bentuk Komisi Yudisialnya hampir sama dengan yang dimiliki Afrika Selatan.
"Tepat sekali sosialisasi keberadaan KY di berbagai pihak termasuk ke pesantren karena Pesantren merupakan tempat pembangunan moral," kata Thahir Saimima pada acara sosialisasi KY yang diselenggarakan dalam rangka Haul Pondok Pesantren Buntet Cirebon.
Hakim bukan sosok yang memiliki bebas kontrol. Untuk itulah keberadaan akademisi, masyarakat penting amat penting untuk mengambil peran itu. "Tanpa ada pengawasan atau kontrol maka pelaksanaan kekuasaan kehakiman akan berjalan tidak seperti yang diharapkan," ujarnya.
KY menurut Thahir, dibentuk untuk melakukan kontrol check and balances agar tidak ada dominasi pelaksanaan kekuasaan di bidang peradilan. "Kehadiran KY adalah sebagai lembaga check and balances kekuasaan kehakiman," ujarnya.
Guna mewujdukan misi tersebut perlu didukung semua pihak termasuk kalangan pesantren. "Diharapkan dukungan kalangan pesantren dapat mewujudkan lembaga peradilan profesional," ujarnya. (ant/bar)
Terpopuler
1
Khutbah Shalat Istisqa: Memohon Hujan, Ampunan, dan Rahmat Allah
2
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove untuk Perkuat Pencegahan Karhutla
3
Hukum Mengisi Absensi Teman yang Tidak Masuk Kerja
4
Hukum Shalat di Atas Sajadah Bergambar dan Berwarna Mencolok
5
Indonesia dan Sejumlah Negara Walk Out Saat Netanyahu Naik Mimbar Majelis Umum PBB
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ngarep-arep Tumurune Udan kelawan Nyuwun Pangapuran lan Tetulungan
Terkini
Lihat Semua