Kang Said: Tetap Menjadi NU Di mana Pun!
NU Online · Kamis, 21 Februari 2008 | 08:48 WIB
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj berpesan kepada 25 guru pondok pesantren yang akan mengikuti pelatihan singkat selama sebulan di Inggris untuk tetap menjadi NU di mana pun berada.
“Jaga nilai-nilai NU dengan toleransinya, moderasinya, ibadahnya dan nama baik NU selama di sana,” kata Kang Said--demikian panggilan akrabnya--pada pelepasan rombongan delegasi 25 guru tersebut di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (21/2).<>
Di hadapan para peserta yang mewakili pesantren dari seluruh Indonesia ini, Kang Said menuturkan, tugas NU bukan hanya beribadah dan mengamalkan tradisi, tetapi membangun peradaban. “Tahlilan sudah bisa berjalan sendiri tanpa diurus oleh NU, tetapi bagaimana membangun manusia yang beradab dan berkualitas,” paparnya.
Pengiriman para guru pesantren di Inggris untuk belajar manajemen pendidikan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah dan pesantren.
Para guru itu akan berada di Universitas Leeds, Inggris, untuk mempelajari materi seperti kurikulum, keuangan sekolah, pemasaran, operasional, sumber daya manusia dan lainnya. Selain itu, juga akan ada kunjungan dan dialog dengan agama lain.
“Di sana nanti ada dialog dengan agama Yahudi. Kita harus bisa membedakan antara Yahudi dan Zionis,” katanya memberi pesan pada guru-guru muda itu.
Pengiriman para guru pesantren ini merupakan hasil kerja sama PBNU dengan pemerintah Inggris melalui British Council di Indonesia. Secara keseluruhan, terdapat 112 orang yang berangkat sejak tahun 2003 lalu. (mkf)
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
3
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
4
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
5
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
6
Belajar Dakwah Tanpa Menyakiti Hati dari Sayyidina Hasan dan Husain
Terkini
Lihat Semua