Ketua Umum PBNU Resmi Berangkatkan Barisan
NU Online · Ahad, 20 November 2011 | 08:03 WIB
Surabaya, NU OnlineÂ
Barisan Kirab Resolusi Jihad yang diselenggarakan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU), diberangkatkan. Barisan kirab menuju Jakarta dari Kantor PCNU Kota Surabaya di Jalan Bubutan-Jalan Pahlawan ini secara resmi dilepas oleh Ketua PBNU KH Said Agil Siroj, Ahad (20/11).
Barisan Kirab Resolusi Jihad yang diikuti 10 mobil yang membawa dan mengawal bendera Merah Putih, bendera lambang NU, serta bendera badan otonom (banom) NU serta ormas, serta diikuti ribuan warga NU yang mengendarai sepeda motor, mobil pribadi, hingga perkumpulan Jeep PKB itu.<>
Dalam iring-iringan kendaraan Kirab Resolusi Jihad, nampak dihadiri Ketua Panitia Pelaksana Koordinator Nasional Kirab Resolusi Jihad, Imam Nahrawi. Ketua Panitia Pengarah Nasional Kirab Resolusi Jihad yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta menjabat sebagai Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Menteri PDT Helmy Faishal Zaini serta Ketua Koordinator Daerah Musyafak Rouf yang juga Wakil Ketua DPRD Surabaya dan juga Ketua DPC PKB Surabaya.Â
Selain itu artis ibu kota kelahiran Surabaya Ahmad Dhani juga ada di tengah-tengah undangan. Ahmad Dhani memang dikenal sebagai pengagum berat Gus Dur.
Rombongan Kirab Resolusi Jihad ini akan melintasi 21 kabupaten dan kota di jalur pantura seperti Gesik-Lamongan-Tuban-Rembang-Pati-Kudus-Demak-Semarang-Kendal-Batang-Pekalongan-Pemalang-Tegal-Brebes-Cirebon-Indramayu-Subang-Karawang-Bekasi-Jakarta Timur-Tugu Proklamasi-Kantor PBNU di Jakarta Pusat. Perjalanan Kirab Resolusi Jihad Nasional ini akan menempuh perjalanan selama lima hari mulai 20-25 November 2011.
"Setiap di kabupaten atau kota, akan berhenti dan diterima ketua NU dan kepala daerah tersebut," ujar Ketua Panitia Pelaksana Koordinator Nasional Kirab Resolusi Jihad, Imam Nahrawi.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
544 Orang Tewas dalam Gelombang Protes Iran, Amerika Pertimbangkan Opsi Militer
3
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
4
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
5
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
6
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
Terkini
Lihat Semua