KH Tholchah Hasan: Pengelola Madrasah Harus Berani Buat Perubahan
NU Online · Kamis, 10 Maret 2011 | 03:34 WIB
Guru Besar Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (Unisma) Prof. Dr. KH M. Tholchah Hasan menekankan pentingnya menampilkan madrasah dalam format yang bagus dan memberikan tawaran-tawaran yang menarik agar semakin diminati oleh masyarakat. Madrasah harus selalu berinovasi di tengah perubahan yang terus berlangsung dari waktu ke waktu.
Demikian disampaikan KH Tholchah Hasan yang juga Mustasyar PBNU dalam Kuliah Umum Kepemimpinan Madrasah dalam Dimensi Kreatifitas di masjid Unisma Malang, Rabu (9/3). Kuliah ini ditujukan untuk mahasiswa program peningkatan kualifikasi guru madrasah. Unisma menjadi salah satu perguruan tinggi NU yang ditunjuk oleh Kementerian Agama untuk menyelenggarakan program kualifikasi tersebut.<>
Menurut mantan menteri agama itu, para pengelola masrasah harus membuka diri dan mau bertukar pengalaman dengan lembaha pendidikan lain, entah itu dimiliki oleh Muhammadiyah atau madrasah yang sudah berstatus negeri.
"Para pemimpin harus puya sensitifitas terhadap lingkungan. Harus berani membuat perubahan. Inovasi bisa diterima dari siapapun asal bisa memberi manfaat," katanya.
Salah satu bentuk inovasi adalah menggunakan perangkat multi media sebagai pendukung proses pembelajaran, meski dengan peralatan yang sederhana. "Minimal menggunaka CD, agar para siswa lebih tertarik untuk belajar," katanya.
Sesepuh NU yang ingin menghabiskan sisa hidupnya untuk mengembangkan pendidikan NU itu berpesan, tantangan yang dihadapi para pimpinan madrasah semakin berat dari waktu ke waktu. Namun para pengelola madrasah harus selalu punya impian, dan tugas setiap pengelola lembaga pendidikan adalah mengubah impian menjadi kenyataan. (nam)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua