Khamenei Berjanji Adili para Pelaku "Kejahatan" Pasca Pemilu
NU Online · Senin, 31 Agustus 2009 | 01:43 WIB
Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei berjanji, Iran akan mengadili siapa pun yang melakukan "kejahatan" terhadap orang-orang yang terluka dalam kerusuhan pasca pemilihan umum.
Dalam pernyataan setelah tuduhan-tuduhan bahwa tahanan diperkosa dan disiksa. Ia juga menyatakan bahwa anggota-anggota pasukan keamanan yang mengambil bagian dalam penumpasan protes pasca pemilu tidak kebal dari hukuman. Demikian dinyatakan Khamenei dalam siaran televisi pemerintah, Ahad (30/8).<>
"Semua orang yang terluka dalam insiden-insiden (pasca pemilu) ini harus tahu bahwa sistem tidak akan berkompromi. Jika perlakuan buruk atau kejahatan telah dilakukan, maka mereka yang melakukannya akan ditangani berdasarkan hukum dan secara benar," kata pemimpin tertinggi Iran itu.
Khamenei tampaknya memperlunak sikapnya terhadap opisisi dalam beberapa hari ini dan pada Rabu ia menyatakan tidak yakin bahwa mereka yang memimpin protes-protes setelah pemilihan umum itu didukung oleh pihak asing.
"Saya tidak menuduh para pemimpin insiden-insiden belum lama ini sebagai anak buah pihak asing, seperti AS dan Inggris, karena masalah ini tidak terbukti bagi saya," kata Khamenei dalam sebuah pernyataan, beberapa waktu sebelumnya. (afp)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua