Warta

Kiai Muhyiddin-Gus A’ab Pimpin NU Jember

NU Online  ·  Selasa, 9 Juni 2009 | 02:09 WIB

Jember, NU Online
Duet KH Muhyiddin Abdusshomad dan KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus A’ab) akhirnya menjadi nahkoda NU Jember setelah terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU Jember yang berakhir Ahad malam (7/6).

Dalam pemilihan rais syuriyah pengurus cabang (PCNU) Jember, Kiai Muhyiddin nyaris tidak punya saingan. Ia memperoleh 251 suara, sementara KH Ihsan Iskandar 34 suara dan KH Mansur Sholeh 1 suara, sisanya tidak sah.<>

Total suara pemilih adalah 318 suara dari 320 ranting dan 26 MWC NU yang ada. Dengan demikian, pemilihan rais syuriyah terjadi aklamasi. Sebab, untuk menjadi calon, bakal calon minimal harus mendapat dukungan 99 suara.

Sementara di sesi pemilihan ketua tanfidziyah, cukup seru, khususnya dalam pembahasan tatib. Sebab, pendukung Gus Mamak ngotot ingin menghapus item yang mengharuskan calon keetua adalah tidak boleh  merangkap jabatan yang diantaranya adalah ketua DPRD.

Padahal, saat ini Gus Mamak masih menjabat sebagai ketua DPRD Jember. Tapi karena item itu adalah peraturan organisasi, maka item itu harus tetap digunakan sebagai syarat calon ketua.

“Maaf ini bukan tatib, tapi bunyi peraturan organisasi, anda bisa lihat di buku ini,” tukas pimpinan sidang, KH Soleh Hayat. Selain itu, juga ada beberap item lain yang bisa mengganjal Gus Mamak, diantaranya soal status Gus Mamak yang sampai saat ini masih menjadi terdakwa.

Sebenarnya sampai di situ Gus Mamak sudah “kalah”. Kendati demikian, perolehan suaranya masih cukup signifikan. Dalam penghitungan suara, ia mendapat 110 suara. Sedangkan Gus A’ab dapat 201 suara, Sofyan Tsauri hanya meraih 1 suara. Sisanya abstein. Total suara yang diperebutkan adalah 317 suara.

Walaupun perolehan suara Gus Mamak melebihi angka minimal untuk menjadi calon ketua (minimal 99 suara), namun Gus Mamak terkendala dengan dua item krusial diatas.

Ketika pimpinan sidang beberpa kali memanggil Gus Mamak untuk menanyakan kesiapan mundur dari Ketua DPRD, ia tidak muncul. Akhirnya, diaklamasi Gus A’ab sebagai ketua terpilih. (ary)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang