Komnas HAM: Curigai Orang Berjenggot Tidak Ilmiah
NU Online · Kamis, 27 Agustus 2009 | 02:13 WIB
Komisioner Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Saharuddin Daming, mengatakan, bila ada pihak yang mencurigai orang berjenggot dan berjubah maka hal tersebut seperti memakai konsep kuno yang tidak ilmiah.
"Mewaspadai orang yang berjubah dan berjenggot sama saja mereaktualisasi konsep lama yang telah lama ditinggalkan," kata Saharuddin dalam diskusi "Waspadai Orang Berjubah dan Berjenggot, Maksud Lo?" di Jakarta, Rabu (26/8).<>
Ia memaparkan, konsep seperti itu sama dengan konsep Cesare Lombroso (1835-1909), ilmuwan Italia di masa lampau yang percaya bahwa seseorang itu berperilaku jahat bisa ditunjukkan melalui ciri-ciri fisik yang dimiliki orang tersebut.
Saharuddin menegaskan, konsep Lombroso telah lama ditinggalkan dan ditentang ilmuwan lainnya karena tidak memiliki bukti ilmiah yang memadai. "Jadi, hal itu sama saja dengan mereinkarnasi konsep yang sudah lama meninggal," katanya.
Untuk itu, Komnas HAM meminta semua pihak agar menjauhi berbagai prasangka dan stigmatisasi dari faktor-faktor ideologis yang melekat pada suatu kelompok tertentu.
Pembicara lainnya, Ketua Tim Advokasi Forum Umat Islam (FUI) Munarman mengatakan, meningkatnya kecurigaan terhadap orang berjubah dan berjenggot diakibatkan antara lain oleh adanya kampanye publik yang digunakan untuk memengaruhi opini masyarakat awam. "Banyak sekali pernyataan yang sudah keluar dari koridor penegakan hukum," katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Bambang, Hendarso Danuri, di Jakarta, Selasa (25/8) menegaskan, Polri tidak akan mengawasi kegiatan dakwah karena tidak sejalan dengan semangat demokrasi. Kapolri juga mengemukakan, pengawasan dakwah bukanlah termasuk otoritas polisi tetapi merupakan wewenang Departemen Agama. (ant/rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Bulan Safar, Momentum Penguatan Iman pada Qada dan Qadar
2
Maju sebagai Calon Ketum PBNU, KH Zulfa Mustofa: Pengurus NU Harus Faqih dan Peka terhadap Kebutuhan Umat
3
Ketum PBNU Terima Kunjungan Menkeu Purbaya, Bahas Sejumlah Investasi Bisnis dan Program Kemasyarakatan
4
Siap Tampung 3 Ribu Lebih Peserta, Berikut 6 Lokasi Penginapan Muktamar Ke-35 NU
5
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
6
Khutbah Jumat: Menyeimbangkan Antara Percaya Takdir dan Tuntutan Menjaga Kesehatan
Terkini
Lihat Semua