Konflik internal di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ternyata berdampak serius. Ketidakjelasan pelantikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi terpilih, Zainal Arifin Salam merupakan salah satu imbas konflik PKB.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) Provinsi Jawa Timur, Edi Pur menuturkan, Selasa, (10/2), pihaknya belum berani melakukan proses lebih lanjut terhadap berkas usulan DPRD Banyuwangi ke Gubernur, melalui Bupati Banyuwangi.
&<>lt;br /> Lebih lanjut, Edi mengakui, berkas usulan pelantikan Zainal Arifin Salam sebagai Ketua DPRD Banyuwangi, sebenarnya sudah lama masuk di instansinya. namun ada dualisme kepemimpinan di tubuh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Banyuwangi, menjadikannya urung menindaklanjuti berkas tersebut.
"Masih adanya konflik internal di tubuh PKB, kami tidak berani memproses. Karena khawatir ada risiko di kemudian hari. Dualisme kepemimpinan PKB menjadikan kami menahan diri," tutur Edi.
Saat ini, PKB Banyuwangi dipegang oleh kelompok Muhaimin Iskandar, Padahal Zainal Arifin Salam sebagai Ketua DPRD Banyuwangi, berada di bawah kendali kubu KH Abdurrahman Wahid. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua