LDNU Selenggarakan Rangkaian Kegiatan Religius Selama Ramadhan
NU Online · Kamis, 30 Juli 2009 | 13:19 WIB
Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU) menyelenggarakan serangkaian kegiatan religius untuk mengisi bulan suci Ramadhan. Rangkaian acara yang akan diselenggarakan LDNU antara lain adalah pelatihan dai dan daiyah NU, shalat Tarawih berjamaah yang dilanjutkan dengan ceramaah keagamaan serta pengajian kitab kuning dan tadarusan bersama.
Demikian dinyatakan Sekretaris PP LDNU KH Khoirul Huda Basyir di sela-sela acara Istighosah jelang Ramadhan di Jakarta, Kamis (30/7). Menurut Khoirul Huda, rangkaian acara ruhani yang diselenggarakan selama bulan suci Ramadhan tersebut bertujuan untuk menyemarakkan syiar bulan Ramadhan dan membentengi warga Nahdliyyin dari provokasi masyarakat yang berpaham lain.<>
"Banyaknya kepada warga NU yang menyatakan bahwa amalan mereka selama ini adalah bid'ah dan justru hanya akan menjerumuskan ke neraka sungguh memprihatinkan. Ketika masyarakat mestinya khusyuk beribadah mengagungkan Ramadhan, kok malah terus direcokin," terang Khoirul Huda.
Lebih lanjut Khoirul Huda menyampaikan, warga Nahdliyyin tidak perlu merasa khawatir dengan amalan-amalan ibadahnya selama ini. Selama tetap mengikuti bimbingan dan nasehat para ulama tentu umat akan tetap berada dalam rel syariah yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Tentang shalat Tarawih 20 rekaat misalnya, jika ada orang yang membid'ahkan, tentu dikarenakan orang tersebut kurang ilmunya. Shalat tarawih 29 rekaat memiliki dasar syariah kuat sejak zaman Nabi Muhammad SAW," terang Khoirul Huda.
Selain itu, Khoirul Huda juga berpesan agar para ulama NU tetap membimbing dan membina umatnya selama bulan Ramadhan agar terhindar dari penyesatan-penyesatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok lain. Sehingga umat tidak pelu merasa khawatir bahwa amalan ibadah mereka dianggap salah atau bid'ah oleh orang lain. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua