Guru-guru NU, baik yang berstatus guru negeri, maupun yang swasta saat ini sangat membutuhkan lembaga keuangan (BMT atau koperasi) yang bisa menopang keuangan madrasah. Jumlah guru MI, MTs dan MA di lingkungan NUÂ yang ada di wilayah Jombang saat ini sekitar empat ribu-an orang. Jika seluruh guru ini bisa menjadi anggota lembaga keuangan ini, maka akan menjadi kekuatan yang cukup besar, dan bisa menyelesaikan persoalan pendanaan madrasah.
Pernyataan tersebut merupakan salah satu kesimpulan dari halaqoh bulanan LP Ma’arif NU Cabang Jombang yang dilaksanakan pada Rabu (13/4) di Aula Gus Dur, Denanyar, Jombang.
>
Halaqoh yang diprogramkan LP Ma’arif NU Jombang untuk mendiskusikan persoalan-persoalan riil pendidikan di Jombang tersebut dihadiri 40 orang yang terdiri dari perwakilan MWC LP Ma’arif dan wakil dari madrasah-madrasah yang dipilih berdasar dan mewakili 4 region serta dari jajaran Pengurus Cabang LP Ma’arif.
Dalam kesempatan tersebut H Salmanudin, ketua LP Ma’arif NU Jombang, mengatakan: ”Gagasan kami, bagaimana guru-guru NU bisa memiliki BMT atau lembaga keuangan yang menopang keuangan Madrasah dibawah NU beserta dengan guru-gurunya. Seluruh guru MI, MTs dan MA akan bisa menjadi anggota. Insya Allah hal ini akan dahsyat dengan kekuatan sekitar 4000 orang”.
Pendirian lembaga keuangan Ma’arif ini baru gagasan, menurut salah seorang peserta halaqoh, hambatan utama pendirian lembaga keuangan ini adalah kepercayaan dari warga NU sendiri. ”Banyak orang NU tidak percaya dengan NU,” kata salah satu peserta yang mewakili salah satu region.
Dalam menjawab pertanyaan ini Salmanudin menjawab bahwa, pengelolaan lembaga keuangan ini nanti akan dikelola dengan ikhlas.
”Saya itu dipesani abah saya, dalam mengelola organisasi itu harus ikhlas. Ikhlas itu profesional, kalau tidak profesional tidak akan ada ikhlas. Karena itu kita akan kelola dengan orang-orang yang profesional, dan tenaga itu sudah ada di kita” jawab pria yang akrab disapa Gus Salman ini.
Untuk menindaklanjuti gagasan dalam halaqoh tersebut, peserta secara aklamasi bersepakat untuk mendirikan BMT Ma’arif. Adapun rapat pendirian akan dilakukan sekitar tanggal 16 – 20 Mei 2011, bersamaan dengan halaqoh bulan Mei 2011. Seluruh hal yang berkaitan dengan BMT: prinsip, keanggotaan, simpanan pokok, simpanan wajib dan lain-lain akan dibicarakan dalam rapat pendirian tersebut. (mus)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua