Di tengah masih simpang siurnya berita tentang siapa yang tewas dalan perburuan teroris di Temanggung, Jawa Tengah, sesepuh NU KH Muchit Muzadi justru memberikan dukungan kepada polisi untuk terus bekerja tanpa mengenal lelah.
Mbah Muchit –sapaan akrabnya- menyatakan angkat topi terhadap kerja polisi dalam memburu teroris. Kendati yang tewas di Temanggung, misalnya bukan Noordin M. Top, namun polisi telah menunaikan tugasnya dengan baik.<>
“Teroris bukan cuma Noordin. Dan salah kewajiban pemerintah adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan itu (perburuan teroris) bagian dari pemenuhan kewajiban itu,” ucapnya kepada NU Online di rumahnya, Jember, Selasa siang (11/8).
Menurut Mustasyar PBNU itu, tujuan utama teroris adalah menciptakan suasana kacau sehingga masyarakat resah. Bagi teroris, katanya, tidak penting siapa yang meninggal dalam aksi-aksi terornya. Yang penting adalah membunuh orang sebanyak-banyaknya agar masyarakat merasa takut dan situasi kacau balau.
“Itulah bedanya teroris dan perampok. Kalau perampok, dapat uang sudah. Tapi teroris dapat apa tidak penting, yang penting adalah menciptakan keresahan masyarakat,” jelasnya.
Secara khusus kakak indung KH Hasyim Muzadi itu memuji kegigihan Densus 88. Dikatakannya, kerja Densus 88 harus didukung oleh semua pihak agar dapat mengungkap dan membasmi teror di Indonesia.
Mengenai tindakan Densus 88 dan pemburu teroris lainya yang terkadang kebablasan, misalnya salah tangkap, menurut Mbah Muchit, itu wajar-wajar saja. “Jangankan memburu teroris yang begitu sulit, menangkap maling ayam saja, kadang polisi kebablasan,” ungkapnya.
NU sendiri, kata Mbah Muchit, sudah tegas menyatakan bahwa untuk mencapai tujuan yang baik, harus dilakukan dengan cara-cara yang baik pula. Sehingga tidak bisa cara-cara yang dilakukan teroris, terus dibiarkan. Apapun tujuannya. “Cara-cara seperti teroris itu tidak dibolehkan,” pungkasnya. (ary)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua