Menag Lantik Para Rektor dan Direktur Urusan Agama Islam
NU Online · Jumat, 21 Agustus 2009 | 12:45 WIB
Menteri Agama (Menag) Muhammad Maftuh Basyuni melantik dan mengambil sumpah tiga rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Rektor Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, dan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, di Jakarta, Jumat (21/8) sore.
Pejabat yang dlantik adalah Farid Wajdi Ibrahim sebagai Rektor IAIN Ar Raniry Banda Aceh menggantikan Yusni Saby. Akhmad Fauzi Aseri sebagai Rektor IAIN Antasari Banjarmasin menggantikan Kamrani Buseri, dan Nur A. Fadhil Lubis sebagai Rektor IAIN Sumatera Utara menggantikan Yasir Nasution.<>
Sedangkan I Made Titib dilantik sebagai Rektor Institut Hindu Dharma Denpasar, dan Rohadi Abdul Fatah sebagai Direktur Urusan Agama Islam menggantikan Muchtar Ilyas yang beralih tugas menjadi peneliti di Badan Litbang dan Diklat Depag.
Dalam sambutannya, Menag berharap agar perguruan tinggi melakukan perubahan yang lebih baik, dengan demikian perguruan tinggi di lingkungan Departemen Agama mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di era globalisasi.
"Untuk itu, maka segera menyusun rencana dan strategi yang terukur serta mengerahkan seluruh energi," kata Maftuh.
Pada bagian lain, Menag mengingatkan peran Direktur Urusan Agama Islam bagi pembinaan, penguatan dan pemahaman umat Islam sehingga umat senantiasa sejalan dengan ajaran agama yang benar.
Selain itu, Menag juga meminta agar peran penyuluh agama terus semakin ditingkatkan. Pula melakukan pembenahan manajemen Kantor Urusan Agama agar terwujud pelayanan yang akuntabel. (rif)
Terpopuler
1
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
2
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
3
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
4
Tahlil Hari Ketujuh Nyai Machfudhoh Aly Ubaid di Jakarta, Kiai Said Aqil Kenang Perjuangannya untuk NU
5
Hukum Pembersihan Sampah setelah Acara Keagamaan dan Kegiatan Umum Lainnya
6
Ijtihad Politik Abu Lueng Ie, Ikhtiar Menjaga Ulama dan Tarekat di Tengah Gejolak Zaman
Terkini
Lihat Semua