Dubai, NU Online
Arab Saudi, tempat lahirnya Islam, dan Mesir akan memulai bulan puasa Ramadhan Selasa bersama dengan sebagian besar negara Arab Teluk, kata media pemerintah Senin.
Dewan tinggi agama di Mesir, Yaman, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Qatar dan Uni Emirat Arab mengatakan bulan sabit telah terlihat setelah waktu matahari terbenam, yang menandakan awal Ramadhan.
<>Sementara Oman akan menandai awal Ramadhan Rabu. Di Perancis, tempat tinggal bagi minoritas Muslim terbesar di Eropa, Dewan Muslim mengatakan lima juta Muslim di negara itu juga akan memulai puasa mereka Selasa.
Muslim Perancis kadang-kadang memulai Ramadhan satu hari setelah Timur Tengah, sejalan dengan negara-negara Afrika utara tempat banyak dari mereka memiliki akar mereka. Hal itu sekali-sekali bentrok dengan awal puasa imigran Turki, yang mengikuti petunjuk Turki.
Dewan Eropa untuk Fatwa dan Riset yang bermarkas di Dublin, pihak berwenang dalam urusan Islam bagi Muslim Eropa, mengatakan Ramadhan akan mulai Rabu di Eropa, menurut IslamOnline, satu situs internet penting Muslim.
Umat Islam mengamati angkasa atau melakukan ruyah pada malam setelah berakhirnya bulan ke-delapan dalam kalender bulan mereka untuk mencari bulan baru guna menyatakan dimulainya Ramadhan, bulan paling suci Islam, yang mana umat yang beriman berpuasa dari fajar hingga sore hari.(ant/mkf)
Terpopuler
1
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
2
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
3
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
4
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
5
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
6
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
Terkini
Lihat Semua