MUI Jateng: Jangan Sudutkan Pesantren dengan Isu Terorisme
NU Online · Jumat, 14 Agustus 2009 | 12:18 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengimbau kepada semua pihak agar tidak menyudutkan pesantren terkait aksi terorisme yang terjadi di negeri ini. Pasalnya, hal itu akan merugikan citra pesantren yang selama ini menjadi bagian dari lembaga yang berperan besar dalam upaya mencerdaskan bangsa.
“Selama ini, teroris dan kelompok radikal tertentu selalu dikaitkan dengan pesantren. Padahal tidak demikian,” ungkap Sekretaris Umum MUI Jateng, Ahmad Rofiq, di sela sidang paripurna DPRD Jawa Tengah, di Semarang, Jumat (14/8).<>
Menurutnya, saat ini banyak pihak yang memandang teroris berasal dari pesantren. Padahal, tidak semua tersangka atau pelaku aksi teror berlatar belakang pesantren. Namun, para pelakunya juga bisa berasal dari latar belakang yang lain. Tidak menutup kemungkinan dari perguruan tinggi. Namun, setiap ada aksi teroris yang menjadi sasaran selalu pesantren.
Apabila aparat memperoleh bukti yang kuat soal keterkaitan antara teroris dan pesantren, lanjutnya, maka aparat itu dipersilakan untuk melakukan pemeriksaan. “Setahu saya, pesantren memberikan ajaran dan pendidikan akhlak yang baik,” lanjutnya.
Rofiq juga menjelaskan, pesantren adalah lembaga yang memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di tengah keterbatasan pemerintah. Hal ini sesuai dengan amanat UUD 1945.
Karena itu, jika dalam praktiknya terdapat ajaran ‘bawah tanah’ yang mengarah pada aksi terorisme, maka ia sangat sepakat jika para pelakunya diproses dan pesantrennya ditutup. Namun, yang diharapkan Rofiq, semua pihak agar tidak menyamaratakan semua pesantren dengan isu terorisme yang kini kembali mengemuka.
Ia juga menambahkan, saat ini aparat kepolisian memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan di sejumlah pesantren. “Namun jika aparat menemukan seseorang yang telah melakukan ajaran menyimpang,” tandasnya. (rep/rif)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua