Perhatian pemerintah terhadap naskah kuno Islam dinilai masih kurang. Padahal sebenarnya, kata Ketua Umum Masyarakat Pernaskahan Nusantara, Oman Fathurrahman, pemanfaatan naskah-naskah kuno Islam sudah menunjukkan perkembangan yang positif.
Menurut Oman, sudah banyak skripsi, disertasi, ataupun penelitian lepas yang memanfaatkan naskah-naskah kuno Islam sebagai sumbernya. "Namun, pemanfaatan itu memang belum maksimal, mengingat naskah-naskah kuno Islam jumlahnya mencapai ratusan ribu," katanya di Jakarta, Rabu (5/5).<>
Dengan kondisi seperti inilah, kata Oman, dirasakan perhatian pemerintah masih kurang terhadap warisan budaya nusantara, termasuk naskah Islam kuno. Bahkan, saat ini pemerintah bukannya menyimpan benda-benda warisan budaya melainkan malah melelangnya.
Oman khawatir pula suatu saat pemerintah juga bisa saja melelang naskah-naskah Islam kuno yang ada. Ia mengatakan, kurangnya perhatian pemerintah pada naskah-naskah kuno itu disebabkan fokus pemerintah hanya membangun perekonomian.
Pemerintah, jelas dia, tak begitu tertarik melestarikan kebudayaan. Mestinya, pemerintah melakukan sosialisasi dan advokasi tentang pentingnya naskah-naskah kuno tersebut sebagai warisan budaya.
"Selama ini, pelestarian budaya di negara kita masih tertinggal jauh dibandingkan negara lainnya," ujarnya seperti dilansir Republika Online.
Secara terpisah, Kepala Bidang Bina Program Penelitian, Puslitbang Lektur Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Dasrizal, mengakui hal tersebut. Kementerian Agama, kata dia, baru mulai memberi perhatian terhadap keberadaan naskah kuno pada 2008.
Hal itu, menurut dia, terpicu oleh langkah negara tetangga, Malaysia, yang sejak 2007 sudah mulai mencari dan mengumpulkan naskah-naskah kuno Islam. "Bahkan, mereka membeli naskah-naskah kuno Islam itu dari Indonesia," ungkapnya.
Dasrizal mengatakan, Malaysia menempuh langkah itu karena sedang berupaya menjadi pusat Melayu Asia. Sejak itulah, jelas dia, Pemerintah Indonesia mulai memberikan perhatian untuk melestarikan naskah-naskah kuno Islam sebagai warisan budaya. (ful)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua