Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ternyata tidak main-main untuk meningkatkan kualitas SDM yang dimilikinya. Setelah mengirimkan 14 kader mudanya ke Timur Tengah, kali ini, NU kembali membuka peluang beasiswa bagi warga NU untuk melanjutkan program Master di Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKY SPP), Universitas Nasional Singapura (NUS).Beasiswa itu disediakan untuk Program Master Kebijakan Publik dan Administrasi Publik.
Ketua PBNU Bidang Luar Negeri HM Rozy Munir mengungkapkan bahwa hampir setiap tahun organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini membuka peluang bagi warga NU untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri.
Mengenai beasiswa ke LKY SPP, pihaknya juga mengungkapkan, bagi mereka yang berminat untuk setidaknya menguasai tiga bidang yaitu bahasa Inggris, Matematika, dan statistik.
“Seringkali yang menyulitkan mereka saat tes (seleksi) adalah bidang matematika dan statistik. Untuk bahasa Inggris mereka tak masalah,” kata Mantan Menteri BUMN era Presiden Abddurrahman Wahid itu.
karena itu, lanjut Munir, kader-kader NU yang saat ini masih belajar di LKY SPP untuk bisa memberikan wawasan kepada kader-kader NU lainnya sebagai bahan persiapan sebelum mereka dihadapkan pada tes untuk seleksi penerimaan.
Dikatakan Munir, sebelumnya NU juga sudah memberangkatkan dua kadernya, yaitu Atiya Yumna (Bekasi) dan Izzul Haq (Jombang) untuk belajar di Universitas Birmingham dan London School of Economics (LSE).
Seperti diiformasikan bahwa beasiswa ke LKY SPP ini masih dibuka hingga 31 Januari 2007 mendatang. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi http://www.lkyspp.nus.edu.sg atau sekretariat ICIS di Gd. PBNU Lt 5. Jl Kramat Raya 164 Jakarta Pusat. Telp 021-3928879 email icis2_2006@yahoo.co.id. (dar)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua