Jakarta, NU Online
Gerakan pemikiran yang dikembangkan oleh NU merupakan gerakan pemikiran yang dinamis dalam arti mengikuti perkembangan yang ada. Namun demikian, pemikiran yang dikembangkan tersebut tetap mengacu pada manhaj atau metode berfikir yang dikembangkan oleh empat mazhab yang diakui oleh NU.
Demikian diungkapkan oleh Rais Syuriah PBNU KH Maāruf Amin dalam Pelatihan Kader Dai II yang mengambil tema āAswaja dalam Perspektif Islam Rahmatan Lil Alamin yang diselenggarakan oleh LDNU dan Muslimat NU di Jakarta, Rabu.
Dijelaskan oleh Ketua Dewan Fatwa MUI tersebut bahwa pada era 1990-an NU pernah mengalami konservatifme. Kalangan ulama NU hanya menerima manhaj secara kouli atau secara tekstual sehingga banyak persoalan keagamaan yang tak terjawab karena memang persoalan tersebut belum ada saat ulama pendiri mazhab hidup.
Akhirnya dalam Munas NU di Lampung pada tahun 1992, diputuskan bahwa NU tetap bermazhab tetapi secara kouli dan manhaji. āPersoalan-persoalan baru akhirnya bisa terjawab dengan menggunakan metode yang digunakan para ulama,ā tandasnya.
Ia mencontohkan kasus yang terjadi di Banten yang dialami oleh Syeikh Nawawi Banten. Menurut pendapat Imam Syafii zakat harus dibagi rata pada tujuh golongan, namun kondisi di Banten saat itu tidak memungkinkan karena tujuh golongan tersebut tidak terpenuhi. Dan menurut pendapat imam yang lain, dimungkinkan untuk dibagi meskipun tidak lengkap tujuh golongan tersebut.
āMakanya, seandainya Imam Syafii mengalami hal yang sama, pendapat itulah yang diambil olehnya,ā tandasnya mengutip salah satu ulama.
Sayangnya belakangan ini, telah terjadi dinamisasi yang kebablasan yang mengarah pada liberalisasi dan penafsiran terhadap Al Qurāan yang berlebihan seperti penggunaan metode hermenetika dalam menafsiri Al Qurāan, usulan amandemen Qurāan maupun reinterpretasi Qurāan disesuaikan dengan globalisasi.
āNantinya kalau nuruti seperti itu Qurāan yang asli malah hilang. Makanya NU dalam munas di Surabaya lalu memutuskan untuk tidak boleh menafsiri Qurāan yang sudah Qothāi,ā imbuhnya. (mkf)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Andy Burnham Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Inggris, Gantikan Keir Starmer
Terkini
Lihat Semua