Tim dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jatim secara bertahap mulai berangsur-angsur berangkat ke Makassar, guna mengikuti Muktamar ke-32 NU, 23-28 Maret. "Tim PWNU dan PCNU se-Jatim yang berjumlah 595 orang memang berangkat ke Makassar dalam tiga kloter pada 21, 22, dan 23 Maret," kata koordinator teknis dari PWNU Jatim Noor Hadi di Surabaya, Ahad (21/3).
Noor Hadi menjelaskan, 595 orang yang berangkat itu meliputi utusan resmi, para masyayikh (ulama), dan simpatisan, bahkan tidak menutup kemungkinan juga ada simpatisan yang berangkat sendiri. "Untuk utusan resmi ada 227 orang, yakni lima orang per PCNU atau 220 orang utusan resmi dari cabang dan tujuh utusan resmi dari PWNU, kemudian ada 46 masyayikh se-Jatim," ungkap Noor Hadi.
;
Para masyayikh yang berangkat bersama tim PWNU Jatim antara lain KH Abdullah Faqih (Langitan, Tuban), KH Idris Marzuqi (Lirboyo, Kediri), KH Chotib Umar (Jember), KH Mas Subadar (Besuk, Pasuruan), dan sebagainya. Namun, katanya, semuanya tidak berangkat bersamaan, melainkan dalam tiga kloter pada 21, 22, dan 23 Maret, baik pagi dan sore, sehingga ada enam gelombang dalam tiga hari yang berangkat dari Jatim ke Makassar.
"Semuanya berangkat dengan pesawat, sehingga ada enam pesawat yang mengangkut tim dari Jatim. Setiap tim juga lengkap ada dari PWNU, PCNU, masyayikh, dan simpatisan," tuturnya seperti dilansir inilah.com.
Ia menambahkan, seluruh tim PWNU dan PCNU se-Jatim sudah berada di arena muktamar pada saat pembukaan yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Maret 2010. (min)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua