OKI Serukan Penghentian Konflik Militer di Somalia
NU Online · Jumat, 12 Januari 2007 | 08:18 WIB
Jeddah, NU online
Sekertaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu menyatakan keprihatinan serius atas meluasnya konflik militer di Somalia, terutama serangan udara di selatan negara, yang dilaporkan mengakibatkan hilangnya nyawa warga tidak berdosa dan kerusakan harta benda.
Dia juga mengumumkan rencana untuk mengirimkan misi tingkat tinggi OKI secepatnya ke Somalia dan negara tetangganya sebagai bagian dari misi perdamaian.
<>Dalam sebuah pernyataan pers, pemimpin OKI memperingatkan bahwa "Aksi militer tidak perlu itu dapat merusak kemajuan yang dicapai dalam upaya menciptakan perdamaian jangka panjang, stabilitas dan rekonsiliasi di negara itu serta memiliki potensi untuk mengganggu seluruh kawasan dan bahkan di luar itu."
Ihsanoglu menyeru seluruh warga Somalia, terutama pemimpin dari faksi-faksi yang berbeda untuk bekerja bagi stabilitas negara mereka serta meredakan pertikaian menuju suatu rekonsiliasi nasional.
Dia juga menyeru seluruh negara tetangga dan kekuatan dunia untuk segera mengakhiri campur tangan militer mereka di negara itu.
Sekertaris Jenderal OKI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan masyarakat internasional untuk memainkan peran yang efektif guna menghentikan situasi penuh kekerasan di Somalia.
"Sekretaris Jenderal terus mengikuti perkembangan di Somalia dan bekerja dengan masyarakat internasional untuk mewujudkan perdamaian, mengembalikan keadaan normal dan rekonsiliasi nasional di negara itu," kata pernyataan itu. (ant/han)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
Terkini
Lihat Semua